Friday, April 3

Perusahaan Australia Memperluas Bisnis di Asia pada Tahun 2016

Ketika memulai atau memperluas bisnis di wilayah baru, pengetahuan lokal sangat penting dan berperan besar. Kondisi bisnis, permintaan pasar, budaya, dan segala hal lainnya harus dipertimbangkan dengan matang. Saat mendirikan bisnis di wilayah tertentu, setiap detail terkecil pun harus diperhatikan untuk memastikan kelancaran operasional. Saat ini, Asia menawarkan peluang luas dengan permintaan pasar yang besar dan lingkungan bisnis yang dirancang untuk fleksibilitas mitra atau investor asing. Belakangan ini, perusahaan Australia telah memperluas operasinya ke Asia, dan menurut survei, perusahaan Australia yang telah berpindah ke wilayah ini berupaya untuk mengembangkan prospek dan peluang mereka.

Ada sejumlah perusahaan Australia yang telah sukses di Asia dan telah membangun interaksi bisnis yang sukses di Asia.

ANZ Asia

ANZ adalah salah satu dari empat bank terbesar di Australia dan masuk dalam 25 bank teratas secara global. Bank ini menyediakan berbagai layanan perbankan institusional, komersial, ritel, pengelolaan kekayaan, dan perbankan swasta.

ANZ adalah bank Australia satu-satunya yang telah beroperasi di Asia selama 40 tahun. Bank ini menduduki peringkat pertama untuk kualitas interaksi dengan pelanggannya di seluruh Asia, dengan pelanggan utamanya adalah perusahaan-perusahaan Asia terbesar yang memiliki omzet sekitar US$ 500 juta. ANZ juga dinobatkan sebagai bank korporat ke-4 di Asia. Bank ini hadir di 15 pasar Asia dengan perwakilan di kota-kota besar Asia seperti Hong Kong dan Singapura, yang berfungsi sebagai pusat regional di Asia. ANZ Singapura memainkan peran penting dalam strategi bank, memiliki empat cabang dan sekitar 2.000 karyawan, serta bangga memiliki 400.000 pelanggan.

Perusahaan sumber daya yang berkembang di Asia

Selain bank yang telah beroperasi di pasar Asia selama 40 tahun, terdapat perusahaan lain yang beroperasi di Asia, sebagian besar merupakan perusahaan sumber daya atau perusahaan baja: BHP Billiton, Rio Tinto, Metal Groups, dan Woodside Petroleum. Delapan perusahaan memimpin bisnis konstruksi, enam di sektor makanan dan minuman, serta dua perusahaan Australia yang berfokus pada energi.

BHP Billiton Marketing Asia Pte. LTD, mendistribusikan dan memproduksi produk mineral utama: aluminium, tembaga, energi, batubara metallurgical, bijih besi, mangan, nikel, perak, dan titanium, serta uranium. Meskipun beroperasi di pasar Asia, perusahaan ini menjalankan bisnisnya secara global. Kantor pusat Asia-nya berlokasi di Singapura.

Fortescue Metals Group fokus pada eksplorasi dan produksi bijih besi di Asia. Dengan pengalaman bertahun-tahun di bidang ini, Fortescue Metals Group telah mencapai hasil yang signifikan di Asia dan kini menyediakan banyak lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal Asia.

Ada minat besar dari negara-negara Asia terhadap produk makanan Australia, terutama sayuran seperti brokoli, wortel, bawang, dan salad daun. Penyedia makanan Australia mulai memperluas bisnis mereka ke arah ini.

Nestle Australia, yang memproduksi berbagai produk seperti makanan instan, makanan hewan peliharaan, susu olahan, kopi, minuman cokelat, dan batangan cokelat, menjalankan bisnisnya di Asia. Memenuhi permintaan pasar Asia yang terus meningkat, Nestle Australia merupakan salah satu perusahaan terkemuka yang menyediakan produknya ke berbagai wilayah.

Semakin banyak perusahaan Australia yang berusaha beroperasi di pasar Asia yang begitu beragam dan besar. Dengan permintaan yang terus meningkat di sektor konstruksi, katering, dan sumber daya alam, Asia menjadi sangat menarik bagi bisnis startup. Beberapa perusahaan katering dan elektronik telah memperluas kantor mereka di Asia, seperti Kogan – elektronik, Atlantic Equipment – peralatan restoran, Simco Group – panggangan komersial, dan Mwave untuk komputer dan suku cadang komputer yang disesuaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *