Friday, April 3

Bagaimana Perubahan Visa 457 Berdampak pada Industri Perhotelan di Australia

Ketika berita tentang pembatalan visa 457 oleh Malcolm Turnbull diterbitkan baru-baru ini, seluruh industri perhotelan menahan napas. Bagi sebagian besar pengusaha, pemberi kerja, dan kepala koki yang sudah berjuang keras dalam mencari pekerja yang tepat, berita ini menjadi pukulan berat. Tidak ada yang ingin membayar biaya sponsor yang tinggi, tetapi banyak restoran, kafe, dan rantai makanan cepat saji tidak punya pilihan, dan pekerja yang tersedia sangat terbatas.

Setelah mempertimbangkan dan membaca lebih lanjut, diketahui bahwa berita ini tidak mempengaruhi semua sektor industri perhotelan, tetapi akan sangat krusial bagi beberapa sektor.

Keterampilan yang dihapus dari Daftar Pekerjaan Terampil

Sektor yang paling terdampak oleh peraturan baru ini adalah: Take Away, Fast Food, Café, dan Dapur Produksi. Pelamar dengan jabatan: Pastry Chef, Baker, Cook, atau Restaurant/Bar Managers (di ‘Limited service restaurants’) adalah karier yang kini dihapus dari Daftar Pekerjaan Terampil dan hanya memenuhi syarat untuk visa Temporary Skilled Shortage (TSS). Visa TSS hanya berlaku selama dua tahun dan tidak akan mengarah pada kemungkinan status Permanen (PR). (Anda dapat mengajukan visa TSS kedua setelah dua tahun pertama, tetapi harus meninggalkan Australia secara permanen setelah visa kedua habis masa berlakunya.)

Menurut Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan Australia, program visa TSS baru akan termasuk dalam aliran Jangka Pendek hingga dua tahun dan aliran Jangka Menengah hingga empat tahun, yang bertujuan untuk “mendukung bisnis dalam mengatasi kekurangan keterampilan yang dibutuhkan dalam tenaga kerja mereka” dan akan mencakup sejumlah perlindungan yang memprioritaskan pekerja Australia.

Reformasi ini akan membatasi jumlah kali seorang calon dapat gagal dalam ujian kewarganegaraan menjadi tiga kali, dan memperkenalkan kegagalan otomatis bagi calon yang curang selama ujian kewarganegaraan.

Pelaksanaan reformasi ini akan dimulai segera dan akan selesai pada Maret 2018.

Saat ini, visa 457 adalah visa empat tahun yang memungkinkan pekerja asing untuk bekerja di lebih dari 650 bidang pekerjaan. Dalam skema baru, pemerintah berencana untuk memperpendek daftar bidang pekerjaan yang eligible menjadi 435, dengan 216 bidang pekerjaan dihapus dan akses ke 59 bidang pekerjaan lainnya dibatasi. Visa baru ini akan berdampak pada restoran, hotel, serta pemasok restoran.

Data dari pemerintah federal menunjukkan bahwa industri perhotelan sangat bergantung pada tenaga kerja terampil untuk mengisi lowongan di pasar tenaga kerja lokal, dengan koki dianggap sebagai kelas pekerjaan utama dalam program visa 457, dengan 760 permohonan disetujui dari September 2015 hingga September 2016. Total 550 permohonan visa untuk manajer kafe atau restoran juga disetujui dalam periode yang sama.

Restaurant & Cookery Australia memperkirakan permintaan akan 28.000 koki dan chef di seluruh Australia dalam empat tahun ke depan.

Menurut Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan, per 30 Juni 2016, terdapat 94.890 pemegang visa 457 utama di Australia. Ini berarti jumlah total pemegang visa 457 utama yang disponsori oleh suatu lembaga kurang dari 1 persen dari pasar tenaga kerja Australia. Namun, angka ini meningkat jika mahasiswa internasional, backpacker, dan migran jangka pendek lainnya termasuk dalam perhitungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *